Rabu, 23 Januari 2013

Tuliasn : Warga Negara dan Negara

0

Warga Negara dan Negara

Negara dapat di artikan sebagai organisasi yang menduduki suatu wilayah  yang mempunyai penduduk, pemerintahan, peraturan perundang – undangan dan diakui kedaulatannya sebagai suatu Negara oleh Negara lain. Negara menetapkan cara-cara dan batas-batas sampai dimana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama itu, baik oleh individu dan golongan atau asosiasi maupun oleh negara sendiri.
Berbicara tentang kedaulatan sebuah Negara sekarang ini masih saja ada Negara yang tidak mengakui kedaulatan Negara lain sepeti perebutan batas wilayah atas Negara lain. Lalu ada lagi yang mendirikan Negara didalam suatu Negara. Sehingga timbul peperangan antar negara yang kemudian perang tersebut membawa sekutu Negara lain lalu meluas menjadi perang dunia yang sebab – sebab perang tersebut tidak hanya dari perebutan batas wilayah kemudian melebar pada perbedaan ideology dan faham – faham tiap Negara. Perang ini mengakibatkan banyaknya korban berjatuhan lalu berimbas pada perekonomian yang menurun akibat biaya perang.

Suatu negara mempunyai hukum untuk mengatur tentang persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat dan mengurus tata tertib hukum yang berlaku di masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat yang ada pada negara tersebut. Contoh nya apabila ada warga Negara asing yang melakukan pelanggaran maka hokum yang berlaku adalah hokum yang berada pada Negara tempat ia melakuan pelanggaran, bukan hokum dari Negara asli tempat ia tinggal.
orang-orang yang menjadi bagian dari suatu penduduk yang menjadi unsur Negara merupakan pengertian warga negara. Istilah warga negara lebih sesuai dengan kedudukannya sebagai orang merdeka dibandingkan dengan istilah hamba atau kawula negara karena warga negara mengandung arti peserta, anggota, atau warga dari suatu negara, yakni peserta dari suatu persekutuan yang didirikan dengan kekuatan bersama. Untuk itu, setiap warga negara mempunyai persamaan hak di hadapan hukum. Semua warga negara memiliki kepastian hak, privasi, dan tanggung jawab.

Walau pun dalam konteks nya bahwa setiap warga Negara mendapat perlakuan yang sama di mata hukum namun masih ada warga Negara yang tidak dapat perlindungan hokum dari negaranya sendiri. Hal ini bisa kita lihat pada tenaga kerja yang yang mempunyai masalah hokum di Negara lain. Mereka kurang mendapat perhatian dari negaranya sendiri.

Kemudian ada lagi kasus pembantaian warga yang di lakukan oleh oknum tertentu yang disebabkan oleh sengketa lahan. Dapat kita berfikir dimana perlindungan hokum bagi warga Negara yang tertindas oleh oknum –oknum terntu? Sedangkan undang - undang sudah  mengatur tentang masalah kewarganegaraan yang dapat perlindungan hokum. Contoh kasus di atas perlu diperhatikan oleh Negara agar tecipta kedamaian di Negara tersebut.
Read More

Tulisan : Pemuda dan Sosialisasi

0

Pemuda dan Sosialisasi

Pemuda merupakan generasi penerus bangsa dalam membangun negara. Mahasiswa dapat dikategorikan sebagai pemuda. Dari pemuda ini ditemukan pemikiran – pemikiran baru dan ide  – ide baru yang dapat membuat perubahan pada pola fikir masyarakat maupun pada pebangunan. pemuda yang mempunyai jiwa membara bagai api yang berkobar dan selalu mempunyai ide-ide yang cemerlang untuk membuat sesuatu yang baru akan lebih baiknya apabila didukung dengan sosialisasi yang memadai. Ide pemuda apabila dituangkan dan dilaksanakan akan membuat suatu bangsa menjadi lebih maju. Tetapi zaman sekarang banyak pemuda yang mempunyai ide-ide bagus masih binggung akan dibawa kemana dan akan digunakan untuk apa ide tersebut. Itu semua dikarenakan kurangnya sosialisasi untuk pemuda. Pemuda masih banyak bimbingan dari orang yang lebih berpengalaman untuk bagaimana memperjelas langkah pemuda tesebut yang mempunyai ide-ide cemerlang. Kalau sudah demikian tinggal pemuda tersebut, ide apa yang akan dituangkan dan dipublikasikan. Dan pemuda tersebut akan berfikiran ide apa yang akan dituangkan dan dipublikasikan dan dengan langkah apa pemuda tersebut mempublikasikannya.Contohnya mahasiswa yang melakukan demonstrasi pada kebijakan yang di ambil pemerintahan sehingga timbul perubahan kebijakan. Dapat kita lihat bahwa demonstrasi merupakan cara pemuda dalam menyampaikan pemikiran – pemikiran atau ide – ide kepada pemerintah.

Dari contoh diatas dapat di simpul kan bahwa demo merupakan proses sosialisasi, proses sosialisasi yang dialami oleh para pemuda sangat rumit. Sehubungan dengan perkembangan individu pemuda itu sendiri dan dalam rangka melepaskan diri dari ketergantungan pada orang tua, maka pengalaman-pengalaman yang dialami kadang  membingungkan dirinya sendiri. Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akna terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya. Dengan demikian, tingkah laku seseorang akan dapat diramalkan. Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kepribadian seseorang tergatung dari segi susunan kebudayaan dan lingkungan sosial.
Contoh lain adalah pemuda lebih dominan dalam penguasaan teknologi di banding golongan tua, dimana sekarang ini teknologi di pakai setiap perusahaan untuk mempermudah dalam menjalankan usahanya. Dari sini kita bisa lihat bahwa pemuda membawa perubahanyang positif, hal ini disebabkan bahwa pemuda lebih mudah bersosialisai dan beradaptasi dengan hal – hal baru.

Kesimpulannya adalah pemuda sangat berpengaruh pada perubahan pola fikir dalam kehidupan bermasyarakat. Karena pemuda sangat mudah bersosialisasi dah menghasilkan hal – hal yang positif maupun negatif. Semua ini tergantung pada susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang dihadapi oleh seorang pemuda.
Read More

Tulisan : Individu, keluarga dan Masyarakat

0

RUKUN TETANGGA

          Di setiap wilayah pasti selalu ada yang namanya rukun tetangga/RT yang mengepalai setiap daerah pemukiman yang gunanya menjaga keteraturan dan keamanan lingkungan, biasanya dalam pemilihan Ketua RT biasanya warga memilih Ketua RT dengan profil sebagai berikut: warga lama, cukup sepuh, aktif, dan punya kepedulian sosial, serta berasal dari level sosial ekonomi yang sederajat dengan warga. Sebab, kalau Ketua RT berasal dari level yang lebih tinggi, tentu akan membuat warga segan dan malu mengadukan urusan-urusan mereka.
Menurut sejarah yang berasal dari jepang, lembaga ini atau yang biasa disebut di Indonesia dengan sebutan RT (rukun tetangga) lembaga ini berasal dari lembaga setingkat kampung yang disebut Tonarigumi. Satu Tonarigumi terdiri dari 10 hingga 20 kepala keluarga yang diketuai seorang kumicho. Lembaga ini diadakan dalam rangka memperketat cengkeraman pemerintah atas penduduk, serta meningkatkan komunikasi dengan mereka.
          Rukun tetangga (RT) sendiri di Indonesia merupakan suatu unsur terkecil dalam pemerintahan di republik Indonesia. Seorang ketua RT mempunyai peran yang sangat penting dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan wilayah sebab ketua RT adalah orang yang langsung berhadapan dengan masyarakat dan yang melihat langsung kondisi riil di masyarakat, tidak seperti lurah atau camat atau penyelenggara (pemimpin) pemerintahan yang lebih tinggi yang hanya tahu kondisi masyarakat berdasarkan laporan masyarakat termasuk ketua RT.
sebagai ketua dituntut mempunyai jiwa pengabdian yang tinggi yang dilandasi dengan rasa tanggung jawab tanpa memikirkan keuntungan pribadi yang diperoleh dari jabatannya sebagai ketua RT, karena tunjangan yang diterima kecil bahkan ada yang tidak pernah mendapatkan tunjangan, sementara dirinya harus bertanggung jawab atas nafkah keluarganya.
          Betapa begitu pentingnya peran RT di masyarakat yang selalu menjaga keteratutran di lingkungan masyarakat tanpa mengharapkan tunjangan apapun walaupun ada itupun kecil tidak sepadan dengan kontribusi yang dilakukan oleh ketua RT.

Kesimpulan:
Maka dari itu peran RT sangat di butuhkan di setiap wilayah pemukiman, bagaimana jadinya bila RT tidak ada? Makanya kita harus menghargai peran ketua RT dengan baik.

Read More

3.4 Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat

0

Contoh Kasus Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat
50 Ribu Rakyat Miskin Bunuh Diri


JAKARTA– Kemiskinan di negeri ini sudah luar biasa. Jumlahnya mencapai ratusan juta orang, meski versi pemerintah sekitar Rp29 juta orang. Tragisnya, akibat kemiskinan, jumlah rakyat tak mampu yang bunuh diri terus bertambah. Hingga saat ini, kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti A Prayitno, sudah mencapai sekitar 50 ribu orang.

Kenapa dan apa penyebab mereka bunuh diri? “Penyebab utama karena kemiskinan. Dan rakyat menjadi sangat miskin karena uang negara disikat pejabat-pejabat ‘maling’. Juga karena wakil rakyat plesir terus, dan kegiatan ini menghabiskan uang negara,” kata Sosiolog Universitas Negeri Jakarta, Drs. Andarus Darahim, MPA menjawab Harian Terbit, Jumat pagi (23/11).
Menurutnya, bunuh diri juga disebabkan kepercayaan diri semakin rendah, terhimpit dengan persaingan hidup ditambah lagi banyak hak-hak orang miskin diambil oleh orang kaya, pejabat dan pemimpin lainnya. Para pemimpin dan wakil rakyat saat ini sedang berfoya-foya di tasa penderitaan rakyat miskin.
“Dengan adanya persaingan tersebut banyak orang miskin yang putusa asa lalu memilih bunuh diri. Sementara biaya pelesiran anggota DPR ke luar negeri lebih besar daripada untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia,” kata Andarus kepada Harian Terbit, Jumat (23/11).
Menurutnya, persaingan seperti itu tentu saja akan berpengaruh terhadap psikologis seseorang. Semua itu bisa terjadi karena moral bangsa saat ini mulai pudar yang ditambah lagi reformasi yang amburadul.
“Penanaman moral perlu juga diberikan kepada pemimpin bangsa, sehingga bisa peduli kepada nasib rakyat miskin. Kadangkala para peminpin tidak sesuai antara ucapan dan perbuatan. Tentu saja hal itu munafik dan berarti lebih buruk daripada kufur,” tegas Andarus.
Dihubungi terpisah, pengamat ekonomi UGM Sri Adiningsih dan pengamat politik UI, Budyatna mengatakan sebenarnya penduduk miskin di Indonesia masih cukup banyak. Tapi pemerintah memakai kriteria penduduk miskin hanya dengan pengeluaran Rp 200.000/hari/jiwa sehingga orang miskin pada 2012 tercatat hanya 29.130.000 atau 11,96% dari jumlah penduduk.
Budyatna mengatakan dilihat dari pendapatan perkapita kita cukup baik tapi penduduk miskin masih banyak, masih ratusan juta, maka dapat disimpulkan orang kaya bertambah kaya sementara orang miskin tidak ada perbaikan signifikan bahkan tambah banyak.
KELUARGA SOID
Salah satu keluarga yang mencoba bunuh diri karena miskin, Soid (71) warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel), begitu miris. Kakek renta dan tidak mampu ini masih harus mengurus anak dan istrinya yang lumpuh. Ia tinggal di rumah berukuran 100 meter persegi ta jauh dari RSUD dan rumah Walikota Tangsel.
Karena miskin dan tak mampu biayai istri dan anaknya yang lumpuh, Soid pernah mengajak anggota keluarganya bunuh diri, namun niat itu dibatalkannya. “Pernah suatu ketika, saya merasa sangat putus asa dan hendak bunuh diri. Dia mengajak, istri dan anaknya meminum racun serangga bersama-sama. Tetapi untungnya saya sadar. Saya tetap harus bertahan, saya tetap ingin bersama anak dan istri saya,” ujarnya seperti dilansir SindoNews.com.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti A Prayitno mengatakan, faktor penyebab orang nekat bunuh diri karena kemiskinan yang terus bertambah, mahalnya biaya sekolah dan kesehatan, serta penggusuran. Semua itu berpotensi meningkatkan depresi akibat bertambahnya beban hidup. “Dengan demikian faktor bunuh diri di Indonesia lengkap sudah,” ujar Prayitno.
Menurut Prayitno, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization sedikitnya 50 ribu orang Indonesia bunuh diri. Jumlah kematian itu belum termasuk kematian akibat overdosis obat terlarang yang mencapai 50 ribu orang setiap tahun.




Pendapat:

Peristiwa tersebut sudah sangat sering terjadi di Indonesia, dan untuk menghilangkannya pasti sudah sangat susah apalagi kalau ditambah dari segi pemerintahan kita yang kurang baik. Mungkin kita harus memulainya dari generasi selanjutnya yaitu dengan  dengan
à   Menciptakan lapangan kerja. Jangan pernah mengklaim ekonomi berkinerja baik apabila baru sekadar menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, bukan menyelesaikan masalah pengangguran dan kemiskinan.
à   Dengan pendidikan, manuisia bisa pintar, dengan kepintarannya, manusia kreatif, enofatif, untuk berusaha, dengan berusaha ia sudah membuka lapangan kerja baru, sehingga Indonesia yang subur ini bisa dimanfaatkan oleh orang pintar, yang sebaik-baiknnya.contoh Negara Jepang.
à   Mengurangi kebocoran anggaran pemerintah.
à   Mengikuti pola Thailand, dengan sistem Politik damping terhadap hasil pertanian, karena masyarakat kita, banyak bergelut dalam bidang agraris.


Read More

3.3 Warga Negara dan Negara

0


Contoh Kasus Warga Negara dan Negara
Warga Negara - Naturalisasi


Sebenarnya, proses naturalisasi atau menjadi warga negara Indonesia (WNI) cukup sulit. Kepala Humas Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkum-HAM Sucipto menyebutkan, ada beberapa pasal yang mengatur syarat untuk menjadi warga negara. Yakni, pasal 8, 19, dan 20 UU 12/2006 tentang Kewarganegaraan.

Tetapi, syarat utama selain memiliki pekerjaan di sini adalah orang tersebut pernah tinggal dan selama lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tak berturut-turut di Indonesia.

"Kalau persyaratan naturalisasi karena ada jasa kepada negara, itu bisa. Tapi, saya tidak tahu pasti pemain bola itu masuk ke mana," terang lelaki asal Tuban tersebut.

Mengenai orang asing yang berjasa, lanjut Cipto, itu dijelaskan dalam pasal 20 UU 12/2006. Asalkan, orang asing tersebut dianggap memiliki prestasi, salah satunya di bidang keolahragaan dan telah mengharumkan nama bangsa.

"Kalau sudah memenuhi itu, lalu disahkan presiden dengan alasan kepentingan negara dan dapat pertimbangan DPR, sah-sah saja, seperti yang dijelaskan UU 12/2006," tuturnya. 
Hal tersebut dibenarkan praktisi hukum yang lama berkecimpung di sepak bola, Ahmad Riyadh. Dia menganggap para pemain yang dinaturalisasi itu mempunyai keahlian khusus, yakni mengolah si kulit bundar.

Riyadh, sapaan karibnya, pun berharap para pemain naturalisasi tersebut bisa memberikan kontribusi yang berarti. Alasannya, mereka sudah dianggap sebagai WNI yang bisa mengharumkan nama bangsa.


Pendapat :

Menurut saya menaturalisasi itu oke oke saja, asalkan merka yang dinatturalisasi tidak membuat masalah pada Negara kita. Dan menaturalisasi pemain sepak bola juga oke oke saja hanya saja alangkah lebih baiknya kalau kita lebih fokuskan untuk mencari bintang-bintang dari tanah air dulu, karena pasti banyak bibit-bibit pemain yang nantinya akan menjadi pemain yang hebat.

SUMBER : JPNN.COM


Read More

3.2 Pemuda dan Sosialisasi

0

Contoh Kasus Pemuda dan Sosialisasi

500 Pemuda Berprestasi Mengikuti Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com -Sebanyak 500 pemuda berprestasi mengikuti Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia (KKPI) di Jakarta, 6-9 November, sebuah perhelatan pemuda yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai momentum kebangkitan pemuda untuk mengambil peran dalam gerakan kebudayaan.

"KKPI yang digelar pertama kali ini mengusung tema dan semboyan 'Indonesia Aku Bangga, Membangun Karakter, Kreativitas dan Solidaritas,  kreatif, handal dan memiliki integritas dalam memajukan peradaban bangsa Indonesia," kata Wamendikbud bidang kebudayaan Wiendu Nuryanti dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, Ketua KKPI Marcella Zalianty menjelaskan bahwa  500 pemuda berprestasi dari seluruh Indonesia itu dijaring melalui pendaftaran umum dan utusan dari instansi pendidikan di seluruh Indonesia.
"Peserta yang terjaring merupakan pemuda-pemuda pilihan dan berprestasi di berbagai bidang dan akan berbagi gagasan dan pemikiran karya kreatif mereka tentang pembangunan kebudayaan," katanya.
Kongres Kebudayaan Pemuda Indonesia akan dibuka oleh Wakil Presiden Boediono pada tanggal 6 November di Hotel Borobudur Jakarta.

Kongres akan menghadirkan narasumber-narasumber serta inspirator yang kompeten di bidangnya seperti: Gede Prama, Basuki Tjahya Purnama, Arie Soejito, Edo Kodologit, Innayah Wahid, Nila Riwut, Viky Sianipar, Carmanita, Eko Supriyanto, Dinan Fariz, Supadma Rudana, Saptuari Sugiharto dll yang akan dimoderatori oleh Charles Bonar Sirait, Yudi Latief dan Radhar Panca Dahana.

Disamping kegiatan kongres sebagai agenda utama kegiatan juga dilaksanakan Pameran/gelar karya prestasi pemuda Indonesia, yang menampilkan karya-karya kreatif anak bangsa di berbagai bidang serta pementasan kesenian berupa Konser tembang negeriku dan pentas seni budaya yang melibatkan 63 musisi orkestra, 19 musisi etnik nusantara 33 paduan suara, 45 penari serta menampilkan soloist Putri ayu, Michael So¿e, Angel Pieters, Wildan Angklung, Jemek Supardi dan Taufik Ismail.

Dalam agenda working group akan dilakukan secara paralel di Museum Nasional, Museum Kebangkitan Nasional dan Galleri Nasional guna membahas rencana aksi untuk masing-masing sub tema sekaligus juga mengenalkan kekayaan Indonesia melalui museum sebagai tempat penyelenggaraan.

Pemuda-Pemuda Indonesia akan diajak untuk mengenal potensi kota tua Jakarta, melalui program lawatan budaya atau cultural visit, dan di penghujung lawatan berakhir di Museum Fatahillah, dimana akan dilakukan aksi dan kreativitas pemuda Indonesia serta acara nonton bareng.

Di acara penutupan diagendakan dapat tergali visi dan networking yang dikukuhkan melalui ikrar budaya pemuda sebagai wujud komitmen pemuda dalam pembangunan kebudayaan.



Ulasan dan pendapat :

Sebagai pemuda saya merasa bangga, meskipun saya tidak mengikuti kongres tersebut. Hehe yaa pendapat saya mungkin ga banyak, karena ini merupakan sebuah hal yang hebat bagi Indonesia karena memang kalau bukan para pemuda dari bangsa Indonesia yang mempertahankan kebudayaan bangsa siapa lagi? Ayo pertahankan tradisi dan kebusayaan Indonesia dan terus membuat maju negaara kita J


SUMBER : kompas.com


Read More

Selasa, 25 Desember 2012

3.1 Individu, Keluarga dan Masyarakat

0

Contoh studi kasus pada Individu, Keluarga dan Masyarakat

DEPOK, KOMPAS.com - Polsek Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, berhasil meringkus dua otak tawuran pelajar STM Ganesha Satria dan STM Budi Utomo di Depok, Kamis (22/11/2012). Penangkapan mereka ini berkat keterangan pelajar STM Ganesha yang sebelumnya sudah ditahan aparat Polsek Sukmajaya.
Dua orang yang sudah dijadikan tersangka tersebut berinisial Ra (16) dan Hr (17). Keduanya lulusan SMP yang tidak melanjutkan sekolah. Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Ajun Komisaris Syah Johan mengatakan, kedua tersangka bertanggung jawab terhadap aksi tawuran pelajar yang kerap melibatkan dua sekolah ini.
"Mereka bertugas menghasut anak-anak Ganesha serta menyediakan senjata tajam untuk digunakan dalam tawuran," ujar Johan.

Kedua anak muda ini ditangkap di Jalan Danau Batur Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, pagi tadi. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan satu buah gitar berisi tiga samurai dan satu parang tanpa gagang sebagai barang bukti.
Ra dan Hr didakwa dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Keduanya kini mendekam di rumah tahanan Mapolsek Sukmajaya sambil menunggu proses hukum.

Kenakalan Remaja
Remaja adalah usia yang dipenuhi dengan semangat yang sangat tinggi tetapi adakalanya semangat tersebut mengarah ke yang bersifat negatif sehingga sering disebut dengan kenakalan remaja. Ada banyak contoh kenakalan remaja terutama saat ini dimana kenakalan remaja tersebut sangat banyak di pengaruhi oleh
faktor - faktor eksternal.
Apakah itu kenakalan remaja ? Oleh beberapa ahli Kenakalan remaja (juvenile delinquency) didefenisikan sebagai suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa.

Sedangkan Menurut Paul Moedikdo,SH kenakalan remaja  adalah : 1. Semua perbuatan yang dari orang dewasa merupakan suatu kejahatan bagi anak-anak merupakan kenakalan jadi semua yang dilarang oleh hukum pidana, seperti mencuri, menganiaya dan sebagainya. 2. Semua perbuatan penyelewengan dari norma kelompok tertentu untuk menimbulkan keonaran dalam masyarakat.3. Semua perbuatan yang menunjukkan kebutuhan perlindungan bagi sosial.Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja.- Reaksi frustasi diri- Gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja- Kurangnya kasih sayang orang tua / keluarga- Kurangnya pengawasan dari orang tua- Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern- Dasar-dasar agama yang kurang.- Tidak adanya media penyalur bakat/hobi- Masalah yang dipendam- Broken home- Pengaruh kawan sepermainan- Relasi yang salah- Lingkungan tempat tinggal- Informasi dan tehnologi yang negatif- Pergaulan
Dan masih banyak faktor yang lainnya sebagai penyebab kenakalan remaja masa kini.


Ulasan dan pendapat :

Untuk menghindari masalah yang akan timbul akibat pergaulan, selain mengarahkan untuk mempunyai teman bergaul yang sesuai, orang tua hendaknya juga memberikan kesibukan dan mempercayakan sebagian tanggung jawab rumah tangga kepada si remaja. Pemberian tanggung jawab ini hendaknya tidak dengan paksaan maupun mengada-ada. Si remaja di beri pengertian yang jelas sekaligus diberikan teladan. Sebab dengan memberikan tanggung jawab dalam rumah akan dapat mengurangi waktu ’ kluyuran ” tidak karuan dan sekaligus dapat melatih anak mengetahui tugas dan kewajiban serta tanggung jawab dalam rumah tangga. Mereka dilatih untuk disiplin serta mampu memecahkan masalah sehari-hari, mereka dididik mandiri.
Orang tua hendaknya membantu memberikan pengarahan masa depan si remaja, mereka diarahkan agar dapat memilih sekolah yang diharapkan serta mengembangkan bakat yang ada, untuk pemilihan study lanjut tidak semata-mata karena keinginan orang tua dan pilihan orang tua. Pemaksaan ini justru akan berakhir dengan kekecewaan, sebab meski ada sebagian anak yang berhasil mengikuti kehendak orang tuanya, tetapi tidak sedikit yang frustasi dan akhirnya tidak ingin bersekolah sama sekali. Mereka malah pergi bersama kawan-kawannya, bersenang-senang tanpa mengenal waktu bahkan mungkin kemudian menjadi salah satu pengguna obat-obat terlarang.

SUMBER

kompas.com

                

Read More